L O A D I N G
blog banner

Epulis Fissuratum Adalah Masalah Dalam Rongga Mulut

Menurut halosehat.com, epulis merupakan tumor yang masih dalam keadaan jinak dan berada di daerah sekitaran gusi atau di atas gingival. Perkembangan serta pertumbuhannya sangat mempengaruhi kesehatan di dalam mulut. Lalu, pengertian dari epulis fissuratum adalah kondisi epulis yang umumnya terjadi pada orang yang menggunakan gigi palsu atau tiruan.

Perbedaan antara epulis biasa dengan epulis fissuratum bisa dilihat dari kepada siapa saja masalah ini dapat menyerang. Untuk epulis, masalah ini dapat menyerang dari berbagai kalangan usia, baik itu masih bayi maupun sudah dewasa. Sedang untuk epulis fissuratum, masalah ini kebanyakan menyerang orang yang sudah dalam keadaan lanjut usia, karena banyak dari orang yang menggunakan gigi palsu atau tiruan, adalah manula. Akan tetapi, jika ada anak muda yang menggunakan gigi palsu pun bisa memiliki resiko terkena penyakit ini.

Gejala

Gejala yang muncul pada epulis antara lain di bagian gusi, mulai muncul benjolan baik itu hanya satu maupun beberapa benjolan di sekitaran mulut. Pada awalnya, tonjolan yang muncul di area gusi akan berbentuk kecil, tetapi lama kelamaaan akan menjadi besar jika tidak segera ditindaklanjuti. Gejala-gejala di atas akan terjadi selama satu minggu atau lebih, jika kamu mengalaminya kamu bisa langsung menghubungi dokter terdekat.

Bagian dari gusi yang terkena epulis, permukaannya akan tampak berwarna lebih merah dan keunguan. Mudah sekali terjadinya pendarahan untuk epulis, apalagi jika terjadinya gesekan di dalam mulut. Hal tersebut bisa membuat pengidap merasakan nyeri. Masih banyak lagi gejala yang dapat dialami oleh pengidap epulis.

Sedangkan gejala epulis fissuratum adalah dapat munculnya tanda seperti luka yang berbentuk lipatan-lipatan dan memiliki warna merah muda. Untuk teksturnya sendiri pun terasa keras, tidak lembut. Luka ini ada yang mempunyai ukuran yang kecil dan ada pula yang ukurannya luas sehingga menyebar ke seluruh rongga mulut atau mukosa, yang memang bagian-bagian itu berdekatan langsung dengan gigi palsu. Yang harus kamu ketahui pun untuk posisi atau letaknya, lebih sering yang muncul di depan rahang, serta sangat jarang yang muncul di posisi yang berhadapan dengan lidah.

Pengobatan

Pengobatan untuk epulis dilakukan dengan memberikan cairan atau obat yang mengandung antibiotik. Pemberiannya pun tidak boleh sembarangan karena harus menyesuaikan dengan keadaan gusi dari pengidap. Contoh untuk obat antibiotiknya adalah cefazolin, profilaksis, atau bisa juga jenis clidamycin maupun clidamycin yang memang sudah dicampur dengan garamycin.

Jika sudah mengalami gejala yang parah, salah satunya seperti pada pengguna gigi palsu, epulis yang muncul sudah membesar, maka penderita harus melakukan bedah kecil yang sudah sesuai dengan kondisi dari tumor serta karakteristiknya. Apalagi jika penderita sudah merasakan nyeri di bagian epulis.

Selanjutnya, jaringan fibrosa harus diperbaiki, tujuannya adalah ketika lesi mulai kambuh, tindakan pencegahannya dapat dilakukan secara maksimal. Misalnya dengan memakai alat-alat bedah khusus.

Sedangkan pengobatan untuk epulis fissuratum adalah dengan membedah jaringan-jaringan ikat yang dinilai terlalu banyak. Tidak hanya jaringan ikat, tetapi juga gigi palsu pun dapat menjadi alasan adanya luka yang dapat menjadi tekanan di bagian gusi.

Sangat disarankan untuk memeriksa mikroskopis pada jaringan yang memang sudah terbuang meskipun luka tidak disangkutpautkan dengan adanya karsinoma sel skuamosa. Dengan begitu, untuk mencegah terjadinya tumor ganas pun akan bisa dilakukan dengan cepat.

Itulah ulasan mengenai penjelasan epulis fissuratum adalah masalah yang ada dalam rongga mulut manusia. Semoga artikel ini  bermanfaat, ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *